Mencintai Tapi Tak Bisa Memiliki



Mengapa Tuhan membuatku jatuh cinta padanya jika ternyata jodohku bukan dia.
Mengapa Tuhan membuatku jatuh cinta padanya, jika pada akhirnya kami dipisahkan dan tidak diberi kesempatan untuk bersama sampai ke jenjang pernikahan?”


Sebelum melabuhkan cinta pada seseorang kita harus mengingat dan paham betul tentang teori dalam mencintai, yaitu “cintai tidak harus memiliki”. Tapi saya melupakan hal tersebut. Saya meyakini bahwa seseorang yang saat ini saya cintai adalah jodoh terbaik yang diberikan oleh Tuhan dan akan menjadi pendamping saya dalam menjalani hidup berumah tangga kelak.


Saya tidak mengerti dengan sebenar-benarnya tentang apa itu cinta? yang saya tau adalah saya merasa tenang ketika mendengar suaranya. Saya merasa bahagia ketika melihatnya, saya merasa pikiran saya terbang entah kemana ketika mendengarkan dia berbicara (hehe serius!). Seorang pria yang menurut saya mempunya pribadi yang misterius dan selalu mempunyai pemikiran hebat.

Inikah cinta, nafsu atau perasaan kagum? yang saya tau dia adalah satu2nya pria yang mampu membahagiakan saya.

Cinta yang membuat saya memaksa Tuhan untuk menjodohkan saya dengannya, membuat daftar do’a paling panjang dan terkhususkan hanya supaya bisa berjodoh denganya.   
Tapi, Tuhan berkehendak lain, kali ini saya harus membuka mata-hati lebar-lebar pada takdir Tuhan yang mungkin jauh lebih indah daripada keinginan dan impian kososng saya, Tuhan yang menuliskan dan Tuhan pula yang berhak memutuskan.

Setulus apapun saya mencintai, sebaik apapaun perubahan yang saya lakukan, tapi ketika Tuhan tidak ridho maka sebesar apaun pengorbanan yang saya lakukan tidak akan ada hasilnya.

Sungguh saya sangat bersedih dengan kenyataan ini. Mencintai tapi tidak bisa memiliki. Tapi saya yakin bahwa skenarioNya pasti membuat saya jauh lebih bahagia. Memang, saat ini saya tidak mengerti alur cerita yang Ia tulis, tapi saya yakin pasti Tuhan memberikan yang terbaik untuk saya. Tidak sekarang, tapi nanti! Karena saya percaya itu!

Saya percaya bahawa Tuhan sedang menyiapkan seseorang yang terbaik untuk menemani saya dalam mengarungi kehidupan di dunia dan di akhirat kelak. Karena pernikahan tidak hanya diawali dari sebuah hati yang saling mencintai, tapi juga dari keridhoan dariNya.

Husnuzhon kepada Allah itu jauh membuat kita lebih ikhlas dan akan membuat kita menjadi seorang actor/aktris dunia yang luar biasa karena mengikuti skenario dariNya.

Hanya ingin berbagi sepotong cerita yang pasti juga pernah dilalui oleh sahabat2 saya. Maka Berbahagialah! Jangan bersedih! karena bersedih akan membuat kita putus harapan, lemah dan akan membuat kita selalu berprasangka buruk.


0 komentar: