Update Status Facebook

Facebook Friend



Dimulai dari seorang teman yang update status di facebook dan berkelanjutan menjadi sebuah kata-kata yang begitu saja keluar dari otak dan perasaan kami...
I.M »  Jalan yang masih terlihat abstrak, terasa sepi untuk ditapaki. entah kapan aku akan melihat satu titik jalan yang terlihat di bawah sudut mata.

R.N» Abstrak?
Abstrak itu Dia, Terlalu sulit aku tebak bahkan aku kenal. Dia itu gelap. seperti melihat dia di ruang kosong penuh dengan kegelapan tanpa cahaya.

I.M » Cahaya,
dalam gelap masih terasa akan titik cahaya. bukan cahaya lampu, atau cahaya matahari, atau pula cahaya bulan dan si bintang. tapi, cahaya hati yang tak pernah ku anggap padam hingga tertutup waktu.

R.N » Waktu?
Setiap Detik, Setiap Menit, Setiap Jam yang berdentang adalah sang waktu yang merubah Kehidupan. Waktu yang berjalan entah maju atau Mundur. waktu yang menentukan kebaikan atau keburukan dalam setiap langkah kita setiap harinya. Hanya saja waktu itu tak kan pernah kembali..

I.M » Kembali,
kembali merajut asa yang tergenggam dalam bayang silam. kembali merubah titik warna yang menjadi penggugah keabadian.

R.N» Keabadian
Keabadian itu seperti satuan waktu yang tidak ada batasnya, atau waktu yang yang tidak berhingga.

I.M » Hingga,
hingga waktu bersatu dalam baris lirik kehidupan, hingga ia menjadi irama dalam musik alunan kehidupan insan.

R.N » Kehidupan
Kehidupan itu Nafas. Kehidupan itu suara. Kehidupan itu sebuah gerakan. Kehidupan itu putaran bumi pada porosnya.

I.M » Bumi,
seperti bumi yang setia dijelajahi oleh setiap makhluk Tuhan, bumi,,, bumi,  ingin slalu ku pijakkan jejak kaki yang memiliki arti.

R.N » Arti
sastra adalah kata yang memiliki Arti dalam kehidupan, Arti itu seperti definisi yang tak mempunya kejelasan dan kebenaran yang pastii

I.M » Pasti,
kepastian dalam langkah yang selalu ada getaran keraguan, 2 hal itu selalu bersandingan, walau gelap ia selalu bersanding,  ya,,,  antara kepastian dan keraguan.

R.N » Keraguan ?
Keraguan... oh apa ya Keraguan...??  tau akh gelap! tak bisa lagi ku turuskan kata-kata...!!

I.M » kata,
dalam hidup aku mengeja kata berangkai huruf lalu ku sulam menjadi selembar kalimat
ku rias menjadi sebaris paragraf, hingga akhirnya aku berikan sepatah kata yang terias menjadi sebaris paragraf, menjadi hal yang begitu bermakna dalam diri seseo...Lihat Selengkapnya

R.N » Paragraf
Kucari sebaris puisi yang tertoreh di antara jelaga menghitam tertulis rapi oleh pena cahaya berisikan japa mantra sang maha. namun yang kutemui hanya PARAGRAF-PARAGRAF yang tak jelas ujung pangkalnya..

I.M » Pangkal,
masih terasa sama, jalan yang beralas kerikil itu ternyata tempat aku berdiri di pangkal persimpangan. jalan setapak yang aku awali dengan sepangkal harapan di batas garis-garis langit.

Twing..Twing... R.N mulai bingung dan tak punya inspirasi lagi untuk menuliskan kata2...
Tidur aja dah... 

0 komentar: