Sepak Bola VS Beasiswa



FHUJ.News - Sepakbola adalah olahraga paling popular di dunia, bukan hanya di Eropa atau pun di Amerika Latin tapi sepakbola sudah menyebar hingga ke Indonesia. Saking popularnya, sepakbola sudah menjadi patokan kehormatan bagi suatu bangsa yang memiliki kekuatan sepakbola. Seperti contohnya Spanyol, Inggris, Belanda, Italy, Brasil dan Argentina adalah sebagian besar kekuatan sepakbola dunia. (www.gudangkuliah.com)

Sepakbola yang menyajikan hiburan dan permainan indah serta menyerang menjadikan sepakbola sebagai tontonan wajib di seluruh dunia. Di Indonesia demam sepakbola memang sudah tidak asing lagi, khususnya bagi para pesepak bola Indonesia. Entah dari yang Tua Hingga Muda, Laki-Laki atau Perempuan, anak SD sampai Mahasiswa, tapi kali ini yang akan saya bahas adalah dalam kalangan Mahasiswa.
Memang benar sepak bola adalah seuatu kebanggan dan sebuah prestasi. Tapi tidak untuk semua mahasiswa lo ya...
Semua upaya yang dilakukan oleh berbagai pihak adalah untuk memajukan sepakbola di masing-masing Fakultas untuk lebih baik, adakalanya mengalami kemajuan adakalanya juga mengalami kemunduran.
Tapi upaya yang di lakukan untuk kali ini menurut saya adalah suatu pemaksaan. Apa hubunganya coba Pemain sepak Bola dengan Mahasiswa yang mendapat Beasiswa harus dan wajib untuk menjadi suporternya? 
Sungguh saya sangat tercengang ketika membaca informasi di papan pengumuman fakultas Hukum yang itu adalah fakultas ku sendiri yang isinya:
“Di Umumkan Bagi seluruh penerima Beasiswa Bidik Misi, Supersemar, PPA dan BBM diwajibkan ikut berpartisipasi menghadiri pertandingan sepak bola antara Hukum A dan Hukum B“
NB: di ABSEN!

Seinget ku gitu deh kata-katanya. Tambah bingung nih mo jadi suporter yang mana kalo yang tanding hari ini, Selasa(15/04) sama-sama  temen2 dari Fakultas Hukum?
Serasa ingin marah setelah baca pengumuman tersebut, padahal Tugas banyak yang masih lom di kerjain, eh... malah buang2 waktu suruh jadi suporter sepak bola.
Ditambah Hujan juga ikut menjadi saksi perlombaan sepakbola antara teman2 satu fakultas. Fyuh... makan pisang goreng anget ma ngerjain tugas di Kosan Jauh lebih baik tuh...

0 komentar: